Apid2Tanya : Assalamu’alaikum wr.wb.nama saya putra saya berencana mau menikahi seorang gadis akan tetapi masalahnya dia anak perempuan tunggal yang ayah ibu nya sudah bercerai,lalu ibunya menikah lagi.Yang mau saya tanyakan:
1.Bagaimana cara orang tua menikahi anak perempuan tunggal tersebut, yang sekarang tinggal dengan ibu dan ayah tirinya?
2.Apakah seorang ayah yang sudah bercerai masih mempunyai tanggungan untuk menafkahi anak perempuannya?
3.Bagaimana ketika saya akan melamar perempuan tersebut,apakah saya langsung menemui ibu dan ayah tirinya atau meminta izin dulu sama ayah kandungnya yang sudah cerai itu?
4.Bagaimana hak waris anak perempuan tersebut?
Itu saja keluhan dari saya,mohon dijawab email ini dengan sejelas-jelasnya ya pak ustadz.Syukron! Putra Indo [indop55@yahoo.com]

Jawab : Wa’alaikumussalam wr.wb. sekalipun ayah ibunya sudah berpisah (cerai) anak tetap menjadi hak dan kewajiban orang tua kandungnya. Artinya, pertama orang tua kandung itulah (ayah kandung) yang mempuyai hak untuk menikahkan anak gadis tunggalnya (wali nikah). Kedua, begitu pula kewajiban menafkahi anak kandungnya itu. Ketiga, begitupun saat melamarnya, sebaiknya orang tua (ayah kandungnya) diberi tahu agar waktu melamar ada, sebagai birrul walidaen si gadis tersebut. Dan keempat, dalam hal warits, maka tentu jika ayah dan ibu kandungnya meninggal ia mendapati warits dari orang tua kandungnya. Sekalipun ayah tirinya dekat dengan anak tirinya, jika ayah tirinya meninggal maka anak tiri bukan bagian dari ahli warits ayah tiri tersebut. Allohu A’lam